Jenis Soal Ujian PLPG 2012

JENIS SOAL UJIAN PLPG 2012

Soal terdiri dari dua 2 jenis yaitu Soal Ujian Tertulis dan Soal Ujian Praktek.

1. Ujian Tertulis :
Materi ujian
Materi yang diujikan terdiri atas dua bagian :
  • Bagian pertama adalah materi uji kompetensi terstandar secara nasional, mencakup kompetensi pedagogi dan profesional yang tertuang dalam Permendiknas No. 16 Tahun 2007 atau bagi guru Bimbingan dan Konseling yang tertuang dalam Permendiknas No. 27 Tahun 2008. Instrumen uji kompetensi terstandar ini pengembangannya dikoordinasikan oleh KSG. Setiap Rayon LPTK harus memberikan instrumen uji kompetensi ini secara utuh.
  • Bagian kedua adalah materi uji kompetensi yang dikembangkan oleh Rayon LPTK. Materi uji kompetensi ini harus sesuai dengan materi yang diajarkan pada saat PLPG. Uji kompetensi pada akhir PLPG harus dapat memastikan bahwa peserta lulus berarti telah memenuhi standar kompetensi sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-undang No. 14/2005.

Bentuk Soal
Bentuk soal uji tulis adalah gabungan dari bentuk uraian dan pilihan ganda. Soal uraian dikembangkan oleh Rayon LPTK, berbentuk kasus atau paling tidak uraian terstruktur. Soal pilihan ganda dikembangkan KSG, mengukur tingkat penalaran tinggi. Jumlah butir soal disesuaikan dengan bentuk soal, tingkat kesulitan butir soal, dan waktu yang tersedia.
Waktu Ujian
4 JP atau selama 200 menit, terdiri atas 120 menit untuk mengerjakan soal uji kompetensi terstandar dari KSG dan 80 menit untuk mengerjakan soal yang dikembangakan oleh Rayon LPTK.
Kualitas Soal
Butir-butir soal harus berkualitas tinggi. Untuk itu, butir-soal ditulis sesuai dengan prosedur penilaian seperti yang tertuang dalam Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan atau paling tidak memenuhi langkah-langkah :
  1. Menyusun kisi-kisi,
  2. Menulis butir soal,
  3. Menelaah butir,
  4. Bila mungkin dilakukan uji coba dan analisis empirik, serta
  5. Merakit instrumen. Naskah soal terstandar secara nasional pengembangannya dikoordinasikan oleh KSG.
Skor Akhir
Penskoran terhadap hasil ujian tulis harus dilakukan secara obyektif. Bila mungkin, hasil ujian tulis dari soal yang berbentuk pilihan ganda di scan kemudian dikoreksi menggunakan komputer.
Skor akhir merupakan rerata antara skor soal pilihan ganda (instrumen uji kompetensi terstandar) dengan skor soal uraian yang dikembangkan Rayon LPTK.
1. Ujian Praktik Pembelajaran/Praktik Bimbingan dan Konseling / Praktik Supervisi :
Materi Ujian
  1. Untuk guru kelas dan guru mata pelajaran, materi yang diujikan adalah praktik pembelajaran menggunakan RPP yang dihasilkan pada saat workshop.
  2. Untuk guru BK materi yang diujikan adalah praktik layanan konseling individual dan layanan bimbingan kelompok atau klasikal dengan menggunakan RPLKI dan RPLBK yang dihasilkan pada saat workshop.
  3. Untuk guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, materi yang diujikan adalah : praktik pembelajaran, dan praktik kepengawasan manajerial dengan menggunakan RKM yang telah dihasilkan dalam workshop atau praktik kepengawasan akademik dengan cara menampilkan kemampuan menyajikan rancangan pembinaan sekolah yang dihasilkan pada saat workshop.
Bentuk Ujian
Dalam ujian praktik, peserta PLPG diminta mendemonstrasikan (1) kemampuan mengajar bagi guru kelas dan guru mapel,(2) kemampuan memberikan konseling individual dan bimbingan kelompok atau klasikal bagi guru BK, atau (3) kemampuan kepengawasan yang meliputi: (a) kemampuan mengajar, dan (b) kemampuan kepengawasan manajerial atau kemampuan menyajikan rancangan pembinaan sekolah (kepengawasan akademik).
Instrumen
Instrumen yang digunakan adalah: (1)Instrumen Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran atau IPPP (Lampiran 16) bagi guru kelas dan guru mata pelajaran,(2) Instrumen Penilaian pelaksanaan konseling individual atau IPPKIN (Lampiran 19) bagi guru BK, (3) IPPP, Instrumen Penilaian Kepangawasan Manajerial atau IPKM (Lampiran 21) dan Instrumen Penilaian Kepampuan Kepengawasan Akademik atau IPKA (Lampiran 22) bagi guru yang diangkat sebagaipengawas satuan pendidikan.
Waktu Ujian
1 JP = 50 menit untuk guru kelas dan guru mapel, 2 JP untuk guru BK dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas.
Kualitas Penilaian
Penilaian dilakukan secara objektif oleh dua orang asesor yang memiliki NIA dengan menggunakan instrumen yang terstandar.
Skor akhir ujian Praktik

Untukk Praktik adalah sebagai berikut :

  1. Untuk guru kelas dan guru mata pelajaran, skor akhir ujian praktik sama dengan skor tampilan kedua
  2. Untuk guru bimbingan dan konseling, skor akhir ujian praktik adalah rata-rata skor tampilan pertama dan kedua dengan skala penilaian 0 – 100.
  3. Untuk guru yang diangkat dalam jabatan pengawas,skor akhir ujian praktik merupakan rata-rata antara skor praktik dan skor laporan pelaksanaan program kepengawasan, sedangkan skor praktik dihitung dengan rumus berikut.
Penguji
Asesor yang memiliki keahlian relevan dan memiliki nomor induk asesor (NIA) yang relevan.
Selengkapnya dapat anda lihat pada : RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN PLPG 2012

Semoga Bermanfaat !

About these ads

Tinggalkan Pesan !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 245 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: